-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Slider

Rabu, 29 Desember 2021

Danramil Samigaluh Hadiri Pencanangan Gerakan Tanam Buah


Kulon Progo. Komandan Koramil 04/Samigaluh Kodim 0731/Klp Kapten Inf Supardi beserta Babinsa Ngargosari, Banjarsari, Gerbosari dan Kebonharjo, menghadiri acara pencanangan Gerakan Tanam Buah tahun 2021 di Agro Wisata Krisan Pedukuhan Karang Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh, Selasa (28/12).

Pencanangan oleh Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo, dihadiri oleh Wabup, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekda, Ketua DPRD Akhid Nuryati, SE., dan pejabat terkait baik dari tingkat Kabupaten maupun Provinsi DIY, Forkopimka Samigaluh, Lurah beserta Pamong Gerbosari, Ketua beserta Pengurus dan Anggota Kelompok Tani Guyub, Ketua dan Pengurus KWT Ubbet Pedukuhan Karang, Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh, Direktur PT. Bharinto Ekatama, Direktur PT. Pertamina Geotherma Energy (PGE) dan Direktur PT. Pertambangan Tanjung Enim Bukit Asam.
Ir. Muh Aris Nugroho, MMA, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo menyampaikan gerakan tanam buah ini sebagai komitmen Pemkab untuk mengembangkan komoditas buah-buahan secara terus menerus setiap tahunnya di Kabupaten Kulon Progo. Hal tersebut dikarenakan komoditas buah-buahan merupakan salah satu komoditas yang sangat strategis untuk dikembangkan.

"Dengan pertimbangan karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, dan pemasaran yang mudah, diharapkan mampu menjadikan Kulon Progo sentra buah-buahan, selain itu tanaman buah juga bisa berfungsi sebagai tanaman konservasi untuk pelestarian lingkungan hidup," kata Aris.

Ditambahkan Aris, potensi sumber daya alam untuk pengembangan buah di Kabupaten Kulon Progo juga masih sangat luas, membentang sepanjang perbukitan Menoreh sampai di kawasan pantai, sehingga  akan terus dikembangkan, baik melalui fasilitasi pemerintah melalui dana APBD- APBN, CSR BUMN dan BUMD dan dari pihak swasta.

Kabupaten Kulon Progo saat ini mempunyai komoditas buah unggulan antara lain durian dengan luas tanam pada tahun 2020 seluas 1.891 Ha dengan produksi : 4.847 ton, klengkeng seluas 168 Ha dengan produksi : 128 ton, manggis seluas 557 Ha dengan produksi : 2.392 ton. Komoditas tersebut dikembangkan dengan menyesuaikan potensi agroklimat wilayah setempat.

"Di Gerbosari ini pencanangan dilakukan oleh Bupati namun di 11 kapanewon yang lain saat ini pun sedang dilakukan hal yang sama, karena Gertam Buah ini dilakukan secara serentak,"terang Aris.

Gerakan Tanam Buah Tahun 2021 melibatkan 204 Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani Hutan, dengan jumlah tanaman sebanyak 242.520 batang untuk 799 hektar. Dan didukung bantuan bibit buah dari Kementerian Pertanian melalui Satker Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, serta Fasilitasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan kegiatan Rehabilitasi DAS bekerjasama dengan  perusahaan tambang di kawasan kehutanan.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo berharap semangat dari masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani untuk budidaya komoditas buah perlu didorong. Selain untuk keberhasilan budidaya tanaman, juga harus didampingi dari aspek penanganan pasca panen dan pengolahan hasil, serta pemasaran hasilnya.

"Dengan Gerakan Tanam buah ini, kami mengharapkan nanti 4 – 5 tahun mendatang Kulon Progo akan menjadi salah satu sentra produksi buah terbesar di DIY, bahkan di Indonesia," kata Sutedjo.
Acara dilanjutkan dengan Penyerahan bantuan bibit buah  kepada KT Guyub Karang Gerbosari, KWT Ubbet Karang Gerbosari, GPT Manunggal Karya Gerbosari, KT Arum  Sari Tritis Nglinggo dan KT Menoreh Subur Wonogiri Sidoharjo. Dan ditutup dengan penanaman pohon buah secara simbolis oleh Bupati Kulon Progo dan segenap pejabat yang hadir dalam acara tersebut. (Pendim 0731/Klp).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update