-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aparat Boyolali Tracking Warga Pendatang

Minggu, 02 Agustus 2020 | 12.37 WIB Last Updated 2020-08-02T05:37:04Z
Boyolali. --  Sebagai wujud perhatian dan kepedulian serta mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayah yang sampai saat ini masih terus digelar guna putus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah, seperti yang sedang di gelar oleh Pemdes Senting Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan Tracking Rapid test Covid-19 (TRC) kepada warga pendatang.Minggu (02/08).

Babinsa Senting Koramil 10 Sambi Kodim 0724/Boyolali Sertu Heri S dan Bhabinkamtipmas Polsek Sambi melakukan upaya pendampingan kepada Tim Kesehatan Puskesmas samba  bersama Perangkat Desa Senting melaksanakan pemeriksaan terhadap warga desa yang baru tiba setelah bekerja dari luar daerah yang disinyalir tempat penyebaran virus corona, dengan melaksanakan rangkaian prosedur TRC kepada 4 orang warga pendatang dan mereka dihimbau untuk tetap melaksanakan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, dan anjuran budaya pola hidup sehat.

Disela sela kegiatan Babinsa Desa  Senting Sertu Heri mengatakan bahwa kegiatan pendampingan ini digelar sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid -19 bagi kita semua, terutama bagi mereka para pendatang yang baru pulang daerah lain yang disinyalir daerah penyebaran Covid-19, dan sambil menunggu hasil pemeriksaan oleh petugas medis, kami himbau agar mereka tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan sesuai prosedur Covid-19
“Sambil menunggu hasil tes sebaiknya melakukan isolasi mandiri 14 hari dahulu, semua untuk kebaikan kita semua.” Ujar Babinsa

Tim medis mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Senting Kecamatan Sambi kabupaten Boyolali yang sudah ditetapkan sebagai Zona Merah oleh Pemkab Boyolali sehingga dengan Sinergitas Tim Satgas Covid-19 akan selalu menggelar TRC secara berkala dan berkelanjutan kepada mereka yang baru datang dari luar daerah yang disinyalir sebagai tempat penyebaran Covid-19.

(Agus Kemplu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update