-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

BERSAMA PANGDAM, DANREM 172/PWY MENYAMBUT KUNKER GUGUS TUGAS PERCEPATAN COVID-19 DI PAPUA

Rabu, 08 Juli 2020 | 11.32 WIB Last Updated 2020-07-08T04:32:40Z
Abepura – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab bersama Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyambut kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo selaku Ketua Gugus Tugas Nasional percepatan dan Penanganan covid-19 dalam kunjungan kerjanya bersama Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy, S.Pd., M.A.P. dan Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. beserta rombongan ke Papua bertempat di Bandara Sentani Jayapura, Selasa (7/7).

Setibanya di bandara Sentani, Kepala BNPB bersama rombongan menuju Desa Sereh Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, untuk peresmian penggunaan mesin sagu dan alat pengasap ikan (ikan asar).

Pada peresmian tersebut Ketua BNPB Letjen TNI Doni Monardo, menyampaikan berkaca pada bencana alam banjir Sentani yang lalu di Kabupaten Jayapura, semua harus berkomitmen menjaga alam, sehingga alam juga akan menjaga kita. Jika dilakukan dengan baik maka tidak akan ada orang yang menjadi korban dari bencana alam seperti yang telah terjadi.

“Melihat perkembangan setelah kejadian bencana alam tersebut, kami pun berusaha untuk memberikan suatu program yang kiranya bisa bermanfaat buat masyarakat. Salah satu diantaranya adalah memberikan bantuan mesin cabut portable dan juga rumah sagu yang dalam proses”, kata Doni.

Kenapa mesin sagu dan rumah sagu, lanjutnya, alasannya yang pertama mesin sagu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bisa mengolah secara sederhana tanaman sagu yang banyak terdapat di wilayah Sentani dan sekitarnya termasuk di wilayah pinggiran dari danau Sentani.

Sagu telah menjadi makanan pokok masyarakat Papua dan Papua Barat termasuk wilayah Timur lainnya dan masih banyak lagi potensi yang dimiliki oleh Papua. Untuk itu, Pemuda Papua harus banyak menekuni tentang sagu dan juga yang lain sebab Papua memiliki begitu banyak potensi pangan.

Pada kesempatan itu juga, rombongan menyaksikan praktek pengolahan sagu dan alat pengasap ikan, selanjutnya  Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Republik Indonesia menuju lahan perkebunan untuk melaksanakan penanaman tanaman Yara secara simbolis.

Penrem172

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update