-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Curah Hujan Tinggi Babinsa Dan BPBD Magelang Cek Fungsi EWS

Senin, 20 Januari 2020 | 05.56 WIB Last Updated 2020-01-19T22:56:14Z
 MAGELANG,- Babinsa Koramil 04/ Windusari Serma Eko Basuki dan Ketua BPBD Windusari Sulis dampingi BPBD Kabupaten Magelang beberapa waktu yang lalu melakukan pengecekan early warning system (EWS) untuk daerah tanah gerak di wilayah Kecamatan Windusari, Jum'at (17/01).

Alat peringatan dini tanah longsor atau early warning system (EWS) dipasang di lokasi tanah gerak di Kecamatan Windusari, di antaranya di Desa Genito. Pemasangan alat ini sebagai upaya pengurangan risiko bencana tanah longsor.

EWS ini, merupakan alat deteksi dini yang di pasang oleh  BPBD Kab.Magelang dan BPBD Kec.Windusari EWS yang diberi nama Eling Waspada dan Siaga (Elwasi) ini sedang di cek lagi dari beberapa bulan terakhir ini, dan saat ini ada beberapa titik wilayah yang berada di zona merah tanah longsor.

Pranowo, S.H, Kabid Pencegahan dan Kedaruratan bencana, mengatakan bahwa alat deteksi dini tanah longsor ini dipasang di atas permukiman warga dekat dengan mahkota tanah gerak. Harapannya, agar ketika terjadi tanah gerak alat ini dengan cepat bisa segera memberi peringatan dini.

"EWS ini dipasang kurang lebih jarak 50 -70 meter dari permukiman warga dengan kemiringan kurang lebih 45 derajat," terangnya usai Pengecekan EWS.

Pranowo juga menjelaskan sirine dari alat tersebut nantinya akan berbunyi ketika ada gerakan tanah, sehingga warga yang masih berada di lokasi bisa segera meninggalkan daerah rawan tersebut atau melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul.

"Jika sirine pertama berbunyi sebagai tanda warga untuk siap-siap mengungsi. Tapi, kalau bunyi sirine ke-2 warga harus segera menuju titik kumpul, karena kemungkinan retakan tanah sudah terjadi 15-20 cm," terang Pranowo.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, biasanya terjadi gerakan tanah saat turun hujan,  sedikitnya ada kurang lebih 15 KK yang terdampak langsung apa bila terjadi tanah longsong dan 8 KK berada di area terancam rawan bencana.

"Selain mengecek  EWS kami juga melakukan foto lokasi yg sdh terjadi tanah longsor untuk memasang jalur evakuasi warga," imbuhnya.

Pranowo berharap dengan adanya EWS yang sdh di pasang di beberapa titik di wilayah Kecamatan Windusari ini bisa membantu masyarakat yang terkena zona daerah rawan longsor.(pen0705)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update