Breaking News

Rumah Pedagang Tahu Yang Setiap Hari Berjalan Puluhan Kilometer Selesai Direhab

BOROBUDUR -- Mata Ny. Sudiyah (62) berkaca - kaca saat ia menerima kunci rumah yang selesai direhab, Rabu (27/11). Rehab rumah dilakukan atas kerjasama antara Kodim 0705/Magelang dan program Bina Lingkungan TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.

Rumah Ny. Sudiah yang berada Dusun Kamal Desa Giritengah tersebut menjadi salah satu sasaran rehab rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni.

Pemilik rumah adalah wanita tua yang sehari - hari juala tahu di daerah Gorolangu Kecamatan Samigaluh Kulonprogo. Sekitar jam 2 dini hari, ia sudah  jalan kaki puluha kilometer dari rumahnya yang berada di perbukitan Menoreh menuju Gorolangu untuk berjualan tahu. Sudah puluhan tahun pekerjaan itu ia jalani.

Karena pengahasilan yang pas - pasan, wanita yang sudah ditinggal mati oleh suaminya itu tidak sempat memikirkan perbaikan tempat tinggalnya. Rumah yang terbuat dari gedek bambu dan reot menarik perhatian perangkat desa dan babinsa.

Program Bina Lingkungan, yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir akhirnya membedah rumah Ny. Sudiah agar layak huni dan memenuhi standar kesehatan. Selain rumah milik Ny. Sudiah, rehab rumah juga dilakukan pada rumah milih Misbachul Choir warga Desa Giripurno.

Pengerjaannya dilakakukan secara gotong royong antara TNI dari Kodim 0705/Magelang bersama warga Dusun Kamal. Berkat kerja sama antara TNI dan warga, hari ini rumah Ny. Sudiah sudah bisa ditempati.

Manager Program Bina Lingkungan TWCB Bambang Edy didampingi Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada Ny. Sudiah. Penyerahan kunci secara simbolis juga diserahkan kepada Misbachul Choir warga Jombor Desa Giripurno.

Secara khusus, Manager Program Bina Lingkungan TWCB mengapresiasi kepada para personel Kodim yang selama hampir dua bulan selalu semangat bekerja bersama warga.

"Terima kasih kepada Danramil beserta anggota yang senantiasa semangat melaksanakan program ini" kata Bambang Edy.

Masih menurut Bambang, melaksanakan rehab rumah ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Mengingat lokasi rumah yang berada di ketinggian dan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.

Nampak hadir dalam penyerahan kunci rumah tersebut Danramil Borobudur Kapten Arm Sutikno, Camat Borobudur Nanda Cahyadi, Kapolsek yang diwakili oleh Iptu Winadi, Kepala Desa Giritengah dan perangkat desa serta warga sekitar.

Tidak ada komentar