Breaking News

Anggota Koramil 15/Dukun Melaksanakan Pendampingan Imunisasi Difteri dan Tetanus

MAGELANG - Anggota Koramil 15/ Dukun Kodim 0705/Magelang  Sertu Supriyadi melaksanakan pendampingan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Kegiatan imunisasi yang diperuntukkan siswa dan siswi  kelas 1, 2 dan 5 di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Dukun, Selasa (12/11).

Kegiatan Bias sendiri dilaksanakan diseluruh SDN dan Mi di wilayah kecamatan Dukun, selama kurang lebih 2 Minggu kedepan. Kerja sama yang baik antara Puskesmas dengan anggota Koramil 15/Dukun dalam pelaksanaan kegiatan program kesehatan akan terus dilakukan.

Hal tersebut dilakukan agar apa yang sudah menjadi komitmen bersama dalam usaha meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat bisa terwujud dengan baik dan tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut Babinsa membantu dengan memberikan nasehat kepada siswa atas pentingnya imunisasi Difteri dan Tetanus untuk kesehatan.

Supriyadi juga menghimbau agar siswa tidak takut ketika akan disuntik, karena pemberian vaksin Difteri dan Tetanus dalam imunisasi ini diberikan untuk mencegah anak-anak terjangkit penyakit tetanus serta difteri.

“ jangan takut jarum suntik karena pada saat disuntik tidak sakit, rasanya hanya seperti digigit semut" kata Supriyadi.

Menurut salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Dukun Siti Nur Aisha menyampaikan bahwa Imunisasi adalah pemberian vaksin dengan virus yang dilemahkan ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu.

"Imunisasi ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak,” terangnya.

Dijelaskan bahwa Puskesmas Dukun selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan programnya. Koramil selalu dilibatkan dalam imunisasi karena sangat berpengaruh dan bermanfaat besar.

Disadari atau tidak anak-anak SD itu lebih menurut pada perintah atau ajakan yang dilakukan oleh anggota TNI khususnya Babinsa. Saat mau disuntik, kebanyakan anak – anak merasa takut bahkan banyak yang menangis bahkan berusaha kabur menghindari suntikan imunisasi.

"Dengan ajakan dan rayuan dari Babinsa, anak – anak lebih mudah dikendalikan,” imbuhnya.

Tidak ada komentar