Breaking News

Masyarakat Sebatik “Walau Tinggal Di Perbatasan, Jiwa Dan Semangat Kami Tak Terbatas

SAMARINDA. Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di perbatasan RI-Malaysia berlangsung khidmat dan lancar meski diguyur hujan. Kegiatan dilaksanakan di Patok 15 Perbatasan RI-Malaysia, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (28/10/2019) pagi.

Sekitar sekitar 500 orang dari sejumlah sekolah dari lima kecamatan di Pulau Sebatik mengikuti upacara ini. Kegiatan ini termasuk dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda di pulau yang berbatasan dengan Malaysia ini.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang,  Letkol Inf Ronald Wahyudi dalam rilisannya mengatakan “Masyarakat  Pulau Sebatik juga ikut memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Peringatan Sumpah Pemuda pada tahun ini memiliki makna sangat dalam bagi kita mengingat persatuan dan kesatuan bangsa tengah mengalami ujian berat. Dan pada kesempatan ini pula ada yang berbeda dalam pelaksanaan Peringatan Sumpah Pemuda di Pulau Sebatik khususya di Patok 15 Perbatasan RI-Malaysia,” tuturnya.

“Hujan yang mengguyur Pulau Sebatik sejak dini hari tadi sampai dengan pelaksanaan, tidak menyurutkan semangat para pemuda dan pemudi, mereka terus melanjutkan prosesi pembentangan Bendera Merah putih berukuran 60 x 25 meter di Bukit Patok 15 tepatnya di Desa Bambangan, Kec Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan”, jelasnya.

Dalam kegiatan ini Bupati Nunukan Ibu Asmin Laura Hafid bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Danpos Bambangan Yonif Raider 600/Modang Letnan Dua Inf Eranio Cristofel M.

Dalam Sambutannya, bupati Nunukan mengucapkan Apresiasi yang setinggi-tinggingya kepada seluruh panitia dan peserta upacara dimana walaupun dalam keadaan hujan masih dapat melaksanakan kegiatan ini dengan khidmat dan lancar. “Kita memang tinggal Perbatasan tapi Jiwa dan Semangat kita Tak Terbatas” Tegasnya.

Dedi Sudianto selaku panitia menerangkan “Bendera raksasa berukuran 60x25 meter tadi dikibarkan di patok 15 perbatasan RI-Malaysia, di pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara. Pengibaran bendera merah putih itu, mengingatkan generasi muda guna terus menjaga keutuhan NKRI. Ada 7 orang yang terlibat dalam tim pengibar bendera, melalui prosesi upacara pukul 08.00 Wita. Mereka adalah Komandan Pos Pamtas RI-Malaysia di Bambangan dari Yonif 600/Modang, SAR Committe, Bhabinkamtibmas, Pramuka, Damkar serta Yonif V Marinir TNI AL Surabaya,”, jelasnya.

Dijelaskan Dedi, pembentangan bendera merah putih hari ini, juga puncak 3 peringatan HUT TNI 5 Oktober 2019 yang ke 74, HUT Kabupaten Nunukan 12 Oktober, serta Sumpah Pemuda 28 Oktober. "Bulan ini, semua pihak bersinergi, untuk bersama-sama membentangkan merah putih," tambah Dedi.

Sumber Penrem 091/ASN

Tidak ada komentar