Breaking News

Angin Puting Beliung Juga Melanda Wilayah Tegalrejo

TEGALREJO - Kejadian alam berupa angin puting beliung yang datangnya secara tiba-tiba di Dusun Dawung Desa Dawung Kecamatan Tegalrejo, menerjang dan memporak porandakan genting-genting rumah warga, seng yang berjatuhan ke tanah dan pepohonan banyak yang tumbang.
Dengan kejadian tersebut Danramil 09/Tegalrejo Kapten Caj.Budi Krismanto mengecek dan melihat langsung kondisi di lapangan bersama dengan Babinsa setempat Sersan Satu Siswadi untuk selanjutnya melaksanakan pendataan, Rabu ( 23/10 ).

Kejadian yang terjadi pada Senin siang ( 21/10 ) sedikitnya ada 7 rumah warga pada bagian atap/Genting dan seng memporak poranda akibat terjangan angin besar melanda desa tersebut,di antaranya rumah milik Bukhori (60),Wahid(35)Gibi (45),Tatik (40),Dahuri (65),Fahrurozi (45) dan Komari (65),dari ketujuh warga tersebut berprofesi sebagai petani desa yang hidupnya serba pas pasan mengandalkan hasil dari apa yang mereka tanam dan tergolong sebagai warga miskin.
Dalam kesempatan tersebut Danramil memberikan himbauan kepada warga untuk tetap tenang, tabah dan sabar," Kepada semua warga baik yang terkena musibah ataupun tidak untuk tetap tenang,dari kejadian ini kita bisa mengambil hikmahnya, untuk tetap mengingat Alloh,tawakal dan pertebal keimanan kita kepada sang maha Kuasa," tutur Krismanto.

Sesuai dengan kesepakatan semua warga dan pemerintah desa setempat,untuk pemulihan rumah yang terkena musibah akan di adakan perbaikan secara gotong royong dan akan di bantu dengan elemen yang terkait agar mereka bisa secepatnya pulih seperti sedia kala dan bisa dengan sesegera mungkin untuk melaksanakan kegiatan sehari hari.

“Ini kejadian alam yang tak bisa kita cegah, Kita akan berupaya membantu semaksimal mungkin karena kita bagian dari masyarakat, anggota Koramil kita sebar untuk membantu diwilayah binaan masing-masing” pungkas Krismanto.

Sementara Bukhori salah satu warga yang tertimpa musibah merasa bersyukur ,karena kejadian yang mereka alami tidak seberat apa yang ia bayangkan, rumah-rumah mereka pada bagian genting atap hanya sebagian kabur dan berjatuhan ke tanah,dan hanya satu pohon pete milik warga setempat yang roboh pada posisi aman sehingga mereka tidak bersusah payah untuk mengungsi ke tempat lain.
"Alhamdulillah rumah kami tidak rusak berat, ini semua adalah cobaan dari Alloh dan kami akan ikhlas menerimanya, mungkin juga ini sebuah peringatan agar kami selalu ingat kepada sang pencipta,"ungkap Bukhori.(pen0705)

Tidak ada komentar