Breaking News

Koramil 12/Sawangan Dampingi Dinas Pertanian Kabupaten Magelang Cek Pengolahan Lahan

MAGELANG,-- Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Kelompok Tani Ngudi Rejeki , Gapoktan Gondo Arum  didampingi Babinsa Sertu Sarjono dan PPL melaksanakan gerakan percepatan pengolahan lahan di Dusun Payakan Desa Gondowangi Kecamatan Sawangan  milik bapak Sugeng seluas 1 hektar. Kamis (19/09).

Kegiatan tersebut dihadiri dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Budi Wijayanto, Distan Kabupaten Magelang Sriyono, Muspika Sawangan, Ketua Gapoktan Gondoarum dan Ketua Poktan Ngudi Rejeki beserta anggotanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Magelang yang diwakili Sriyono mengatakan bahwa perlu dilakukan upaya terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yaitu dengan cara intensifikasi dan ektensifikasi seperti peningkatan ketersediaan air irigasi, penyediaan bibit, pupuk dan alsintan (alat mesin pertanian).

Masih kata Sriyono, untuk meningkatkan produktifitas hasil pangan  namun capaian luas percepatan olah tanah babinsa Desa Gondowangi dan PPL nya bahu membahu berkerja sama. Untuk kedepannya diharapkan produktifitas selanjutnya akan lebih baik dan meningkat

“Gerakan percepatan olah tanah dan gerakan percepatan tanam akan mendorong pencapaian swasembada pangan nasional. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan target swasembanda pangan” terangnya.

Untuk kedepan imbuhnya, Desa Gondowangi Kecamatan Sawangan akan tetap mempertahankan areal lahan persawahan untuk tidak menjadi alih fungsi  baik untuk lahan perumahan maupun lahan lainnya karena Kecamatan Sawangan merupakan penghasil pangan terbesar dan menjadi penopang pangan untuk Jawa Tengah.

“Desa Gondowangi irigasinya mengalir tanpa mengenal musim, diharapkan peningkatan produksi pangan akan meningkat pesat sehingga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat” imbuhnya.

Pastinya setiap wilayah pasti pernah mengalami akan adanya gagal panen, maka dari pada itu perlu adanya pengendalian dan pencegahan melalui bantuan dari Pemerintah dan unsur lainnya salah satunya bersinergi dengan TNI.

“Jaga lahan persawahan, jangan dialih fungsikan, menghemat air untuk cadangan pengairan sawah dalam menghadapi perubahan iklim, melaksanakan prosedur tanam yang benar untuk meminimalisir kegagalan sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Magelang  juga akan tetap terjaga” pungkas Sriyono.(pen0705)

Tidak ada komentar